dalam tutorial ini diasumsikan bahwa Komputer anda belum mempunyai Sistem Operasi dan
Komputer anda akan digunakan sebagai Workstation.
Dalam Tutorial kali ini penulis menggunakan Distro Kubuntu sebagai contoh, tapi bagi anda yang
menggunakan Distro Ubuntu masih bisa menggunakan tutorial ini sebagai referensi karena pada
dasarnya langkah-langkah installasi kedua Distro ini adalah sama.
Adapun Langkah-langkah Installasi Distro [K]Ubuntu Linux ini adalah sebagai berikut :
1. Masukan CD Instalalsi Kubuntu Linux anda dalam CD-ROM drive, kemudian reboot komputer dan pastikan bahwa booting pertama kali komputer dari CD-ROM [untuk mengubah opsi booting ini anda dapat merubahnya pada BIOS]. Setelah komputer bisa melakukan booting dari CD Installasi Kubuntu Linux ini maka pertama kali akan tampilan layar.
Jika anda hanya ingin menginstall “base system” dari Kubuntu Linux ini maka ketikan “server” kemudian tekan tombol ENTER, tapi jika anda ingin menginstall Kubuntu Linux ini sebagai Workstation anda dapat langsung menekan tombol ENTER. Untuk pilihan booting yang lain anda dapat menekan tombol F1. Karena pada tutorial kali ini kita ingin menginstall Linux untuk Workstation maka sekarang cukup kita tekan tombol ENTER . Maka kemudian dilakukan
inisialisasi hardware pada Komputer anda dimana inisialisasi ini akan ditampilan dilayar.
3. Setelah inisialisasi perangkat keras selesai, selanjutnya kita akan disodori pemilihan bahasa yang ingin kita.
4. Dalam Installasi ini anda akan diminta untuk diminta untuk memasukan pilihan. Anda dapat
menggunakan tombol panah atas untuk bergeser ke atas, panah bawah untuk berpindah ke bawah serta tombol TAB untuk berpindah antar menu. Jika anda merasa bahwa anda telah melakukan pilihan yang salah, silahkan pilih menu
anda sudah yakin akan pilihan anda silahkan tekan tombol ENTER.
5. Pilihlah Lokasi yang anda inginkan, apabila anda ingin mengisi lokasi Anda dengan Indonesia,
silahkan pilih Other -> Asia -> Indonesia. Setelah anda yakin pilihan anda benar silahkan tekan
tombol ENTER. Menu berikutnya adalah pemilihan Layout keyboard.
6. Silahkan sesuaikan Layout Keyboard yang anda pakai, jika anda sudah yakin pilihan Layout
Keyboard sudah benar silahkan tekan tombol ENTER. Maka kemudian akan dilakukan deteksi
perangkat keras [CD-ROM].
7. Setelah Deteksi CD-ROM dan pengambilan Driver untuk CD-ROM anda tersebut selesai maka
selanjutnya akan dilakukan pendeteksian isi dari CD Installer tersebut untuk meyakinkan bahwa
seluruh isi dari CD tersebut dapat dibaca.
8. Kemudian akan dilakukan pengambilan semua driver perangkat keras yang anda miliki beserta komponen-komponen lain yang diperlukan untuk installasi.
9. Kemudian akan dilakukan deteksi pada perangkat keras jaringan dan mengambil driver untuk
perangkat keras tersebut.
10.Apabila deteksi tersebut berhasil menemukan kartu jaringan, maka kemudian komputer akan mencoba untuk mengkonfigurasikan jaringan anda secara otomatis dengan mencari DHCP
server dengan cara mengirimkan paket secara broadcast ke seluruh komputer pada jaringan.
11.Apabila ditemukan DHCP server dan komputer anda dapat dilayani oleh DHCP server tersebut maka kemudian anda akan diminta untuk memasukan nama komputer. Tapi jika DHCP server tidak dapat ditemukan maka anda harus mengkonfigurasi kartu jarringan anda secara manual. Bukalah bagian E untuk mengkonfigurasi secara manual kartu jaringan anda tersebut.
12.Hostname yang anda ketikan akan digunakan sebagai nama komputer anda dalam jaringan.
Setelah anda yakin benar dalam mengisikan hostname ini tekanlah tombol ENTER yang akan
membawa anda ke langkah selanjutnya yaitu deteksi hardware.
13.Setelah deteksi hardware selesai dilakukan maka langkah selanjutnya adalah akan dijalankan
sebuah program untuk mempartisi hardisk.
14.Setelah itu kita diminta untuk mempartisi hardisk yang akan digunakan sebagai tujuan installasi.
15.Seperti yang telah kita sepakati diatas, bahwa kita akan menghapus seluruh partisi yang ada,
untuk itu pilihlah menu “Erase entire disk ... “. Bagi yang tidak ingin menghapus partisi yang
sudah ada pilihlah menu “Manually edit partition table”. Jika anda memilih untuk menghapus
seluruh partisi yang ada.
16.Setelah itu akan dilakukan kalkulasi secara otomatis untuk kebutuhan installasi anda.
17.Anda dapat memilih “Undo changes ...” untuk membatalkan rekomendasi tersebut atau pilihlah“Finish ...” bila anda setuju dengan rekomendasinya.
18.PERHATIAN!!. setelah langkah ini data anda sudah tidak dapat dikembalikan lagi. Jadi pastikan bahwa anda sudah yakin dengan pilihan yang anda buat. Jika anda sudah benar-benar yakin silahkan pilih menu “Yes” kemudian tekan tombol ENTER.
19.Setelah pembuatan partisi selesai, maka selanjutnya akan dilakukan installasi “base system” ke hardisk.
20.Setelah installasi “base system” selesai maka akan dilanjutkan dengan pengkopian paket
tambahan.
21.Menu berikutnya adalah pemilihan Time Zone.
22.Jika “Time Zone” pilihan anda tidak terdapat dalam menu tersebut pilihlah “other”.
23.Untuk memilih “Time Zone” Jakarta silahkan pilih Asia -> Jakarta. Jika sudah yakin dengan
pilihan anda tekan saja tombol ENTER untuk menuju ke menu selanjutnya.
24.Isikan nama lengkap dari user yang akan menggunakan Linux tersebut. Jika sudah yakin akan masukan anda tekanlah tombol ENTER untuk menuju ke menu selanjutnya.
25.Kemudian isikan “username” dari pengguna, yang harus berupa huruf kecil dan juga dapat
dikombinasikan dengan angka atau karakter yang lain. Jika sudah yakin akan masukan anda
tekanlah tombol ENTER.
26.Kemudian isikan password untuk “username” yang anda buat sebelumnya, password yang baik adalah password yang dikombinasikan dengan huruf, angka atau simbol sehingga akan sulit
untuk ditebak. Jika sudah yakin tekanlah tombol ENTER.
27.PERHATIAN!!. Jangan sampai lupa username dan password yang sudah anda buat tadi karena nanti anda tidak akan bisa Login ke Linux [kecuali single mode] jika melupakan password
tersebut. Ketikan ulang password anda, jika sudah yakin tekanlah tombol ENTER.
28.Komputer sedang mencoba untuk mengkonfigurasikan apt-cdrom, jika konfigurasi ini sudah
selesai.
29.Kemudian komputer akan mencoba untuk mengecek respitory server yang ada [ini akan
membutuhkan waktu yang cukup lama]. Jika pengecekan ini sudah selesai maka kita akan ke
menu berikutnya.
30.Komputer akan menginstall GRUB [GRand Unified Bootloader] yang merupakan sebuah
program yang akan dijalankan pertama kali ketika program dijalankan yang bertanggung jawab
untuk meload kernel dan memilih sistem operasi yang akan dijalankan [Multiple OS].
31.Komputer akan melakukan Unmounting dan membuka drive CD-ROM anda, silahkan ambil CD Installer anda dari CD-ROM yang terbuka tersebut. Setelah itu tekan saja tombol ENTER.
32.Setelah CD Installer diambil tekan saja tombol ENTER.
33.Sampai disini installasi utama sudah selesai. Komputer akan melakukan booting ulang untuk
meload Kernel dari Ubuntu dan mencoba untuk menjalankan Ubuntu.
34.Untuk booting pertama kali komputer akan melakukan konfigurasi dan installasi paket-paket
“non base system” yang lain dan ini akan memakan waktu yang cukup lama. Setelah konfigurasi
dan installasi ini selesai maka anda akan diminta untuk memilih resolusi monitor yang anda
pakai.
35.Silahkan pilih resolusi yang ingin anda pakai, anda dapat memilih resolusi monitor ini dari
resolusi maksimal Monitor yang anda pakai, pilih juga resolusi monitor dibawah resolusi
maksimal Monitor anda untuk menanggulangi kegagalan resolusi maksimal yang anda pilih.
Pertama kali akan dicoba untuk menjalankan resolusi maksimal jika gagal maka akan dicoba
resolusi yang dipilih dibawah resolusi maksimal tadi.
36.Jika anda sudah yakin dengan pilihan resolusi yang ingin anda pakai tekan saja tombol “OK”
dan sampai disini Installasi selesai, silahkan login dengan username dan password yang anda
buat sebelumnya.

0 komentar:
Posting Komentar